Breaking News
light_mode
Tags

Momen Idul Adha, Membawa Candaan Menjadi Ajang Retorika. Terselubung Aroma politik.

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

SergapKriminal.Com | Kota Langsa – Momen Idul Adha yang seharusnya jadi ajang syukur dan mempererat silaturahmi, justru berubah jadi panggung kontroversi. Pidato Walikota Langsa Jeffri Sentana S Putra menjadi Sorotan perhatian Publik di Lapangan Merdeka, Rabu 27 Mei 2026, usai Sholat Id, menyulut gelombang kekecewaan warga terdampak banjir.

Bagi masyarakat, Jadup bukan slogan kampanye. Jadup adalah hak korban bencana. Itu uang untuk bertahan hidup setelah rumah dan harta luluh digulung banjir. Menyandingkan kata “Jadup” dengan “dua periode” dinilai sebagai bentuk politisasi penderitaan rakyat yang paling terluka. 

Mas Anto juga menilai, kata Kalimat itu seketika memantik reaksi. Warga yang selama ini menanti bantuan rumah rusak ringan, sedang, berat, perabotan, hingga ekonomi dari pemerintah pusat melalui Pemko Langsa, merasa haknya “dijual” dalam cadaan   narasi politik.

“Tidak sampai disitu Mas Anto , menyebutkan bahwa Permasalahan ini bukan momen masalah biasa. Tapi  sinyal bahwa penderitaan warga dipakai sebagai panggung elektoral,” ujar Mas Anto.

Hingga Idul Adha 1447 H ini, warga Kota Langsa yang terdampak banjir masih menunggu realisasi bantuan. Janji Jadup dan perbaikan rumah tak kunjung tuntas. Di saat rakyat butuh kepastian, panggung mimbar Id justru dipakai melempar kode politik.

Kritik pun mengerucut ke satu titik: Pemimpin seharusnya hadir sebagai pelayan, bukan pedagang janji. Bantuan bencana tidak boleh dikapitalisasi untuk kepentingan elektoral. Karena setiap kata pejabat di depan publik, apalagi saat Id, adalah amanah. Bukan ajang kampanye terselubung.

Publik   kini hanya menunggu satu hal dari walikota Langsa, Jeffri: Sentana S Putra,  klarifikasi dan kerja nyata. Bukan lagi kalimat yang memecah, menimbulkan luka terhadap masyarakat. 

Sejumlah masyarakat kota Langsa menanti momen walikota Langsa, Jeffri Sentana S Putra untuk memberikan raksi klarifikasi agar kepercayaan masyarakat tidak menimbulkan Mosi tidak percaya… Ujar Mas Anto warga kota Langsa.  Menyatakan lewat liriknya kepada Tim peliput.

(Tim)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bela Kepentingan Rakyat, Peserta Aksi Demo Mahasiswa Bentrok Dengan Petugas Di  Banda Aceh

    Bela Kepentingan Rakyat, Peserta Aksi Demo Mahasiswa Bentrok Dengan Petugas Di Banda Aceh

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 68
    • 0Komentar

    SergapKriminal.Com | Banda Aceh – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh, kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Rabu (13/5/2026). Aksi hari ketiga ini, merupakan buntut dari tuntutan untuk mencabut Pergub soal pemangkas dana JKA di Aceh. Demonstrasi diikuti berbagai elemen masyarakat, mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, hingga organisasi kepemudaan. Sebelumnya, aksi serupa […]

  • Dewan Pers Kecam Pernyataan yang Merendahkan Wartawan: Menghina Jurnalis Sama dengan Menghina Kemerdekaan Pers

    Dewan Pers Kecam Pernyataan yang Merendahkan Wartawan: Menghina Jurnalis Sama dengan Menghina Kemerdekaan Pers

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 115
    • 0Komentar

    SergapKriminal.Com | JAKARTA – Dewan Pers mengeluarkan Pernyataan Sikap Nomor: 07/P-DP/VII/2026 sebagai respons atas munculnya pernyataan yang dinilai bernada merendahkan profesi wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik. Sikap tersebut ditegaskan sebagai bentuk pembelaan terhadap kemerdekaan pers yang dijamin oleh undang-undang.   Dalam pernyataannya, Dewan Pers menyesalkan adanya ucapan yang merendahkan wartawan ketika menyampaikan pertanyaan kepada narasumber. […]

  • Police Goes to School, Satlantas Polres Bireuen Edukasi Pelajar MTsN 5 Bireuen Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

    Police Goes to School, Satlantas Polres Bireuen Edukasi Pelajar MTsN 5 Bireuen Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    SergapKriminal.Com | BIREUEN (Aceh) – Satlantas Polres Bireuen kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini melalui program Police Goes to School yang digelar di MTsN 5 Bireuen, Kamis (16/7/2026). Kegiatan edukatif tersebut menjadi bagian dari upaya Polri meningkatkan kesadaran dan disiplin berlalu lintas di kalangan pelajar guna menekan angka pelanggaran […]

  • Koordinator AMP Sultra Soroti Aktivitas Land Clearing PT. JNP Kwatir Cemari Sawah Warga

    Koordinator AMP Sultra Soroti Aktivitas Land Clearing PT. JNP Kwatir Cemari Sawah Warga

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    SergapKriminal.Com | KOLAKA – Koordinator Aktivis Mahasiswa Pemuda Sulawesi Tenggara (AMP Sultra), Ruslan Sultra, secara tegas menyoroti dugaan aktivitas pembukaan lahan (land clearing) oleh PT Jaya Nikel Pacific (JNP) di Desa Oko-Oko, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka. Aktivitas korporasi tersebut diduga kuat berjalan tanpa terlebih dahulu mengantongi dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).   Dugaan pelanggaran […]

  • Refleksi atas Peringatan yang Pernah Mengguncang Dunia Pendidikan Aceh

    Refleksi atas Peringatan yang Pernah Mengguncang Dunia Pendidikan Aceh

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    OPINI Oleh: Ustadz Syamsul Kamal SYARIAT TEGAK, LITERASI AL-QUR’AN TERTINGGAL: SUDAHKAH ACEH BERUBAH? Bismillāhirraḥmānirraḥīm. SergapKriminal.Com | Aceh Barat 5/8/2026 – Beberapa tahun lalu, masyarakat Aceh pernah dikejutkan oleh sebuah pernyataan yang menyita perhatian publik. Saat itu, Rektor Universitas Syiah Kuala menyampaikan bahwa sekitar **82 persen mahasiswa baru belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik**. Pernyataan tersebut […]

  • Sat Pamobvit Polres Lhokseumawe Tingkatkan Pengamanan Objek Wisata, Imbau Pengunjung Utamakan Keselamatan

    Sat Pamobvit Polres Lhokseumawe Tingkatkan Pengamanan Objek Wisata, Imbau Pengunjung Utamakan Keselamatan

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Sergap86
    • visibility 36
    • 0Komentar

    SERGAPKRIMINAL.COM | LHOKSEUMAWE – Satuan Pengamanan Objek Vital (Sat Pamobvit) Polres Lhokseumawe meningkatkan pengamanan di sejumlah lokasi wisata dan tempat yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, Sabtu (26/9/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas). Pengamanan dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan menyasar Pantai Jagu, Hotel Diana, […]

expand_less