Breaking News
light_mode
Tags

FRIC Gerak Cepat, Warga Haur Kuning Hilang 10 Hari Akhirnya Ditemukan di Cirebon

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SrgapKriminal.Com | KUNINGAN — Penantian panjang keluarga warga Desa Haur Kuning, Kabupaten Kuningan, akhirnya berbuah lega. Setelah sekitar 10 hari tidak diketahui keberadaannya, seorang warga yang sebelumnya dilaporkan hilang berhasil ditemukan di wilayah Kusambi, Kabupaten Cirebon.

 

Penemuan tersebut tidak lepas dari gerak cepat Fast Respon Indonesia Center (FRIC) setelah menerima pengaduan dari Pemerintah Desa Haur Kuning. Informasi awal mengenai keberadaan warga tersebut disampaikan langsung oleh Kuwu Haur Kuning, Hartono, kepada jajaran FRIC.

 

Dari informasi yang dihimpun, warga tersebut diketahui pergi bersama seorang laki-laki yang sebelumnya dikenal melalui media sosial. Kondisi tersebut kemudian membuat keluarga dan pemerintah desa melakukan berbagai upaya untuk mengetahui keberadaannya.

 

Menindaklanjuti pengaduan tersebut, Sekjen DPP FRIC H. Deden Hardening, A.Md langsung menginstruksikan Humas DPP FRIC Suwardi bersama Ketua DPC FRIC Kabupaten Kuningan, Trisno, untuk bergerak melakukan penelusuran informasi serta mencari titik keberadaan warga yang dilaporkan hilang.

 

Upaya tersebut dilakukan dengan menghimpun berbagai informasi dan petunjuk yang dapat membantu mempersempit lokasi keberadaan korban.

 

Hasil penelusuran akhirnya mengarah ke wilayah Kabupaten Cirebon. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti bersama Pemerintah Desa Haur Kuning.

 

Kuwu Haur Kuning Hartono bersama Kasi Pam Desa Haur Kuning, Dede Duho Nugraha, turut bergerak menuju lokasi untuk memastikan keberadaan warga tersebut.

 

Setelah dilakukan penelusuran dan pencarian, pada Kamis sekitar pukul 01.00 WIB, warga yang selama kurang lebih 10 hari dicari akhirnya berhasil ditemukan di sebuah rumah kontrakan di wilayah Kusambi, Kabupaten Cirebon, yang diketahui ditempati oleh laki-laki yang bersamanya.

 

Dalam proses penanganan di lokasi, tim berkoordinasi dengan Ketua RT dan unsur keamanan setempat. Laki-laki yang bersama warga tersebut kemudian berhasil diamankan untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak yang berwenang guna dilakukan penanganan sesuai ketentuan hukum.

 

Kabar ditemukannya warga tersebut sontak membawa kelegaan bagi keluarga. Pemerintah Desa Haur Kuning dan pihak keluarga pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran FRIC yang dinilai cepat merespons pengaduan dan membantu melakukan penelusuran hingga keberadaan warga berhasil diketahui.

 

Sebelumnya, pihak keluarga juga telah menempuh jalur resmi dengan melaporkan hilangnya warga tersebut kepada Polsek dan Polres Kuningan, serta berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah melalui bagian Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

 

FRIC menegaskan, keberhasilan menemukan warga tersebut bukan merupakan upaya untuk mengambil alih kewenangan aparat penegak hukum. Langkah FRIC dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan respons terhadap pengaduan masyarakat, khususnya ketika terdapat warga yang membutuhkan bantuan dalam proses pencarian.

 

“Kami hanya membantu membuka jalan informasi dan mempercepat upaya pencarian. Untuk persoalan hukum dan langkah selanjutnya, sepenuhnya kami serahkan kepada aparat penegak hukum sesuai aturan yang berlaku,” demikian penegasan FRIC.

 

Peristiwa tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara keluarga, pemerintah desa, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan aparat keamanan dalam merespons laporan warga.

 

Bagi FRIC, setiap pengaduan masyarakat merupakan amanah yang harus ditindaklanjuti secara cepat, terukur, dan tetap berada dalam koridor hukum.

 

Setelah warga berhasil ditemukan, penanganan lebih lanjut kini menjadi kewenangan pihak terkait untuk memastikan kondisi serta aspek hukum yang menyertai peristiwa tersebut.

(Roby)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekankan Sikap Humanis, Kapolda Ruddi Setiawan Rilis 10 Commander Wish untuk Personel Polda Aceh

    Tekankan Sikap Humanis, Kapolda Ruddi Setiawan Rilis 10 Commander Wish untuk Personel Polda Aceh

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    SergapKriminal.Com | Banda Aceh – Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. memaparkan Commander Wish yang akan menjadi pedoman arah kebijakan dan pelaksanaan tugas bagi seluruh personel Polda Aceh dan jajaran Polres. Penyampaian pedoman tersebut dilakukan dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Presisi Polda Aceh, Banda Aceh, Kamis (16/7/2026).   Kegiatan diikuti oleh […]

  • Mobil Avanza Terbakar di Gudang Bengkel Mengwi, Diduga Korsleting Listrik

    Mobil Avanza Terbakar di Gudang Bengkel Mengwi, Diduga Korsleting Listrik

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Muttaqin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    BANDUNG – Sergapkriminal. Com Senin 28 September 2026//Suasana di sebuah gudang bengkel di Lingkungan Panglan, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, mendadak geger setelah satu unit mobil Toyota Avanza terbakar, Minggu (27/9/2026) siang.   Kebakaran tersebut menghanguskan satu unit Toyota Avanza warna hitam tahun 2012 dengan nomor polisi DK 1657 FJ. Kerugian akibat kejadian itu […]

  • Diduga Tak sesuai Kupon, Penyaluran Bantuan Pangan Di Aceh Disorot Tajam

    Diduga Tak sesuai Kupon, Penyaluran Bantuan Pangan Di Aceh Disorot Tajam

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Team barat selatan
    • visibility 618
    • 0Komentar

    Warga Desak Bupati Nagan Raya,Gubernur hingga Kementerian Turun Tangan Usut Dugaan Pengurangan dan Pengalihan Bantuan www.SergapKriminal.com NAGAN RAYA, 4 September 2026 – Penyaluran bantuan pangan di sejumlah wilayah Aceh kembali menjadi sorotan. Sejumlah warga mengaku menerima bantuan yang jumlahnya tidak sesuai dengan keterangan pada kupon yang mereka pegang. Dugaan ketidaksesuaian tersebut disebut terjadi pada penyaluran […]

  • Hanguskan 2 rumah,Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk Kelurahan Maccini Sombala

    Hanguskan 2 rumah,Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk Kelurahan Maccini Sombala

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Muttaqin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Makassar – Sergapkriminal. Com Selasa 08 September 2026// Kebakaran hebat menghanguskan 2 (dua) rumah semi permanan warga di Jl. Manunggal 31 RT:03, RW:07, kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate kota Makassar, Selasa pagi (08/09/2026).   Kapolsek Tamalate Kompol Muhamad Idris.,S.H.,M.H bersama anggotanya bergerak cepat setelah mendapat laporan warga, memastikan api bisa dipadamkan dengan bantuan enam belas […]

  • Musdes Tanjangrono Berakhir Tanpa Jawaban, Warga Tuntut Keterbukaan BUMDes Permata Majapahit

    Musdes Tanjangrono Berakhir Tanpa Jawaban, Warga Tuntut Keterbukaan BUMDes Permata Majapahit

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 112
    • 0Komentar

    SergapKriminal.Com | MOJOKERTO, – Hasil Musyawarah Desa (Musdes) terkait Laporan Pertanggungjawaban BUMDes Permata Majapahit di Balai Desa Tanjangrono, Minggu malam (2/8/2026), berakhir tanpa kejelasan. Sehingga, membuat puluhan warga yang hadir justru membawa pulang lebih banyak pertanyaan ketimbang jawaban. Forum yang seharusnya menjadi ajang transparansi pengelolaan BUMDes periode 2021–2024 itu, berubah menjadi ruang desakan warga agar […]

  • Tegur Lambatnya Pemulihan Sawah Aceh Rp800 Miliar, Mentan Amran Hadapi Gubernur Mualem, Jadi Sorotan Publik   

    Tegur Lambatnya Pemulihan Sawah Aceh Rp800 Miliar, Mentan Amran Hadapi Gubernur Mualem, Jadi Sorotan Publik  

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    SergapKriminal.Com |Bireuen – Pertemuan antara Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mendadak menjadi perbincangan hangat warga Aceh. Pasalnya, sang menteri secara tegas menegur lambannya pemulihan lahan sawah di provinsi itu yang rusak parah akibat banjir bandang pada Desember 2025 lalu. Teguran yang disampaikan langsung di hadapan Gubernur Aceh itu tersebar […]

expand_less