Breaking News
light_mode
Tags

Terkait Penentuan Nasib Aceh, LSM BLJ Dukung Musyawarah Ulama Aceh 15 Agustus di Banda Aceh

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SergapKriminal.Com | Kota Langsa 7/8/2026 – Beredar Isu Akan ada Acara Musyawarah Ulama seluruh Aceh yang akan di adakan di Mesjid Baitul Rahman Banda Aceh 15 Agustus mendatang, Aktivis LSM ( Lembaga Swadaya Masyarakat) Bungong Lam Jaro “Muhammad.Ali C,JB” mendukung penuh acara tersebut.

Salah seorang pemuka Agama, “Aby Mujahidin” Mengajak Seluruh Ulama, tokoh masyarakat serta Rakyat Aceh agar dapat meramaikan acara Zikir akbar dan do’a bersama untuk menolak bala juga sebagai wadah untuk menentukan sikap Aceh terhadap berbagai kebijakan pemerintah  yang selama ini dinilai merugikan Aceh dan dizalimi oleh pusat.

Lebih lanjut aby menyatakan dalam ceramahnya, kenyataan pahit yang masih dirasakan masyarakat hingga saat ini. “Sudah Delapan bulan pasca musibah banjir yang melanda Nanggro Aceh Darussalam, namun masih banyak warga yang menjadi korban masih mengalami kesulitan pangan dan belum mendapatkan bantuan yang layak serta infrastruktur seperti jembatan yang putus (Belum di perbaiki).

“Kita berharap aparat keamanan seharusnya menjaga keamanan warganya yang lebih di utamakan. Aman dalam mencari nafkah, aman dalam menuntut ilmu dan aman dalam bepergian. Ujarnya.

Sementara itu “Yusril Izamahendra” menyatakan, Masyarakat Aceh lebih mendengarkan dan patuh pada Ulamanya. Selama Ulama-ulama Aceh tidak memberontak, maka selama itulah Aceh masih dalam NKRI, tapi bila Ulama Aceh sudah memberontak (menentang kebijakan pusat) habislah kita (NKRI). ungkapnya dalam sebuah pidato yang di unggah berbagai media.

Merespon hal tersebut, Aktivis LSM Bungong Lam Jaro “Muhammad.Ali C,JB” menyatakan, acara musyawarah para Ulama seluruh Aceh tersebut beritikat baik untuk kepentingan Bangsa Aceh kedepan. Ia beserta seluruh elemen LSM BLJ menyatakan akan mendukung sepenuhnya apapun keputusan yang nanti diambil oleh para Ulama Aceh nantinya.

Menurut Ali, Ulama Aceh selama ini diam, Aceh seperti kehilangan tongkat untuk pegangan, karna bagi bangsa Aceh Ulama adalah panutan dan tempat bergantung harapan, tegasnya.

Ia juga menyoroti sejarah panjang perjalanan Aceh Selama lebih dari Delapan dekade dirasa terus-menerus diperlakukan tidak adil oleh pemerintah pusat. Nota kesepahaman (MoU Helsinky) yang seharusnya menjadi payung keadilan bagi Aceh, kini hanya tinggal catatan sejarah yang tidak memiliki nilai pelaksanaan yang nyata.

Kini saatnya Bangsa Aceh Bangkit bersama Ulama untuk menentukan sikap Aceh kedepan, Ungkap Humas LSM BLJ tersebut.

(Team-Red)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less